Selasa, 01 Mei 2012

Makalah Tentang Sepak Bola


Daftar isi
Halaman Judul ................................................................................... i
Kata Pengantar ................................................................................... ii
Daftar Isi ............................................................................................ iii
BAB I PENDAHULUAN ................................................................
1.1 Latar Belakang .....................................................................
1.2 Rumusan masalah.................................................................
1.3 tujuan ...................................................................................
BAB II SEPAK BOLA .....................................................................
2.1 Sejarah .................................................................................
2.2 Pengertian ............................................................................
2.3 tujuan permainan ..................................................................
2.4 Tata tertib / Peraturan dalam sepak bola serta perihal
yang ada dalam sepak bola ...................................................
BAB III PENUTUP ...........................................................................
3.1 kesimpulan ...........................................................................
DAFTAR PUSTAKA




BAB I
PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
Sepak bola merupakan suatu cabang olah raga yang sangat popular,
baik di Indonesia maupun di seluruh dunia. Olah raga ini dimainkan ratusan
juta manusia di seluruh dunia dan di tonton oleh milyaran penonton.
Sejarah sepak bola Indonesia pernah mencapai prestasi yang cukup
membanggakan dalam kiprahnya di persepakbolaan dunia. Namun dalam
perkembangannya, saat ini langkah persepak bolaan nasional Indonesia telah
cukup jauh tertinggal. Jangankan berkiprah tingkat internasional, dalam tingkat
regional seperti Asia tenggara pun tidak dapat menunjukkan prestasi yang
membanggakan. Hal ini cukup ironi mengingat kuantitas sumber daya manusia
yang ada untuk membangun suatu kesebelasan yang cukup tangguh dan
mampu berbicara di level internasionan apalagi jika persepak bolaan nasional
Indonesia dibandingkan denga Negara – Negara tetangga seperti Thailand dan
Malaysia jumlah penduduknya lebi sedikit dibandingkan Negara kita, namun
memeiliki prestasi yang lebih baik di banding Indonesia.
Kondisi saat ini memang tidak bisa dipungkiri, dan bukan menjadi
beban persoalan dari suatu pihak saja, karena untuk membentuk suatu tim
sepak bola yang hebat, dibutuhkan peran serta banyak pihak, termasuk
dukungan pemerintah dan masyarakat dalam membantu prestasi
persepakbolaan nasional Indonesia.
Salah satu cntoh adalah dengan menciptakan iklim kompetisi yang
sehat, juga dapat diwujudkan dengan memulai suatu kurikulum / jenjang
pendidikan yang khusus untuk melatih dan menempa bibit – bibit sepak bola
yang tangguh sejak dari kecil. pelajaran sepak bola tidak selalu dipelajari
secara praktek langsung, melainkan bentuk teori mendasar perlu di pelajari.
Oleh karena itu, penulisan makalah ini akan membahas tentang pelajran teori
sepak bola supaya dapat mudah dipahami oleh para pembaca.
1.2. Rumusan masalah
Pencapaian sepak bola untuk menuju level yang lebih baik dari
sebelumnya, memerlukan usaha keras yang harus dilakukan. Mulai dari
pendidikan moral, teori dan praktek. Dalam konsep pembelajaan awal, perlu
adanya perkenalan terhadap apa yang namanya olah raga sepak bola itu. Maka
dari itu makalah ini akan membahas semua hal teori yang menyangkut tentang
sepak bola. Misalnya pengetian sepak bola, dll.
1.3. Tujuan
Tujuan dari penulisan makalah olah raga sepak bola ini antara lain :
1. Untuk mengetahui secara mendalam mengenai olah raga sepak
bola
2. Sebagai bahan pengetahuan dasar sebelum bermain sepak bola.
3. Mengetahui berbgai peraturan – peraturan yang ada dalam sepak
bola.
4. Menambah ilmu pengetahuan tentang olah raga sepak bola.



BAB II
SEPAK BOLA
2.1. Sejarah
Sepak bola merupakan olahraga yang dikenal sejak ribuan tahun
yang lalu. Bukti ilmiah yang bisa didapat adalah adanya permainan semacam
sepak bola di negeri Cina. Kala itu, dinasti Han melatih tentara menggunakan
“tsu-chu” untuk latihan fisiknya, yaitu latihan menendang bola kulit
memasukkan ke dalam jaring kecil yang diikatkan pada batang-batang bambu
panjang. Pemain membidikkan bola ke dalam jaring kecil menggunakan kaki,
dada, punggung, serta bahu sambil berusaha menahan serangan dari lawan.
Di Jepang dikenal pula permainan semacam “tsu-chu” sekitar 500 –
600 tahun kemudian yang bernama Kemari, meskipun tidak kompetitif seperti
di Cina. Yunani dengan “episkyros”, Romawi (Italia) dengan “haspartum”, dan
Perancis dengan “choule” bisa memperpanjang daftar yang membuktikan
sepakbola adalah olah raga yang berusia sangat tua.
Ada dugaan bahwa orang-orang Romawi membawa permainan itu ke
Inggris. Tapi masih disangsikan apakah haspartum merupakan pendahulu
sepak bola yang sekarang dikenal ini, sebab penduduk Celtic di Cronwall juga
sudah mengenal permainan yang serupa yang disebut “hurling”. Waktu itu
jelas belum ada peraturan yang baku. Orang boleh bermain tanpa jumlah yang
pasti dan bukan hanya kaki, tetapi tanganpun boleh ikut memainkan bola.
Bahkan boleh menendang tulang kering serta membawa lari bola.
Banyak teori tentang siapa yang mula-mula melaksanakan permainan
sepak bola ini, tetapi yang pasti, Inggrislah yang mulai menyempurnakan
sehingga perkembangannya halus seperti sekarang ini. Prakarsanya di mulai
pada tahun 1863, tepatnya pada tanggal 26 Oktober, ketika sebelas
perkumpulan di London mengadakan pertemuan untuk menjernihkan
kekacauan dengan membuat serangkaian peraturan fundamental untuk
mengatur pertandingan-pertandingan selanjutnya. Pertemuan ini berhasil
membentuk Football Association (FA) yang pertama walaupun berbuntut
keluarnya kelompok Rugby dalam rapat karena menolak peraturan yang
melarang penginjakan, penendangan tulang kering dan melarikan/membawa
bola. Akhirnya pada tanggal 8 Desember 1863, Rugby resmi mengurdurkan
diri dan keduanya berjalan sendiri-sendiri.
Setelah 6 tahun Football Association berjalan, permainan sepak bola
semakin mendekati kesempurnaan, terutama setelah adanya keputusan yang
melarang setiap pemegangan bola (bukan hanya melarikan). Di tahun
kedelapannya (baca: FA), selain anggota yang bertambah menjadi 50
perkumpulan, kompetisi sepak bola yang pertama juga mulai digelar di bawah
naungannya. Pertumbuhan sepak bola melaju begitu pesat di seantero jagat
bahkan pada tahun 1879 sudah dikenal langkah-langkah sepakbola profesional
di Darwin, yaitu dua pemainnya: John Love dan Fergus Suter, dilaporkan
sebagai orang-orang pertama yang menerima bayaran dari bakatnya bermain
sepakbola.
Setelah Football Association, segera menyusul di Nederland, the
Scottisch FA (1873), The TA of Wales (1875), dan The Irish FA di Belfast,
Selandia Baru (1891), Argentina (1893), Chili (1895), Swiss dan Belgia (1895)
Italia (1898), Jerman dan Uruguay (1900), Hongaria (1901), dan Finlandia
pada tahun 1907.
Pada tahun 1907, berdirilah Federasi Sepakbola Dunia (FIFA) di
Paris, Perancis atas prakarsa 7 negara, yaitu Perancis, Denmark, Belanda,
Spanyol, Swedia dan Swiss. Dari tujuh anggota berkembang menjadi 36 pada
tahun 1925, dan setelah diselingi Perang Dunia II, FIFA sudah diikuti oleh 73
anggota pada perebutan Piala Dunia II. Saat ini FIFA mempunyai anggota
sebanyak 146.300.000 klub, 200.000 di antaranya berada di Eropa dengan
sekitar 680.000 tim dan 22 juta pemain yang aktif.
Karena peminat olahraga ini sangat banyak (bahkan terbanyak di
seluruh dunia), maka pengembangan olahraga ini dilakukan sangat pesat agar
bisa menjadi olahraga yang sempurna, tidak ada kecurangan dan frekuensi
cedera pemain kecil atau bahkan tidak ada sama sekali. Karena ada yang bilang
bahwa sepak bola adalah olahraga “teraman” ke-5.
2.2. Pengertian
Sepak bola adalah salah satu olahraga yang sangat populer di dunia.
Dalam pertandingan, olahraga ini dimainkan oleh dua kelompok berlawanan
yang masing-masing berjuang untuk memasukkan bola ke gawang kelompok
lawan. Masing-masing kelompok beranggotakan sebelas pemain, dan
karenanya kelompok tersebut juga dinamakan kesebelasan.
2.3. Tujuan Permainan
Dua tim yang masing-masing terdiri dari 11 orang bertarung untuk
memasukkan sebuah bola bundar ke gawang lawan ("mencetak gol"). Tim
yang mencetak lebih banyak gol adalah sang pemenang (biasanya dalam
jangka waktu 90 menit, tetapi ada cara lainnya untuk menentukan pemenang
jika hasilnya seri). akan diadakan pertambahan waktu 2x 15 menit dan apabila
dalam pertambahan waktu hasilnya masih seri akan diadakan adu penalti yang
setiap timnya akan diberikan lima kali kesempatan untuk menendang bola ke
arah gawang dari titik penalti yang berada di dalam daerah kiper hingga
hasilnya bisa ditentukan. Peraturan terpenting dalam mencapai tujuan ini
adalah para pemain (kecuali penjaga gawang) tidak boleh menyentuh bola
dengan tangan mereka selama masih dalam permainan.
2.4. Tata tertib / Peraturan dalam sepak bola serta perihal yang ada dalam
sepak bola
Peraturan resmi permainan sepak bola (Laws of the Game) adalah:
- Lapangan sepak bola :
Ukuran lapangan standar
1. Ukuran: panjang 100-110 m x lebar 64-75 m
2. Garis batas: garis selebar ... cm, yakni garis sentuh di sisi, garis
gawang di ujung-ujung, dan garis melintang tengah lapangan; ... m
lingkaran tengah; tak ada tembok penghalang atau papan
3. Daerah penalti: busur berukuran 18 m dari setiap pos
4. Garis penalti: ... m dari titik tengah garis gawang
5. Garis penalti kedua: ... m dari titik tengah garis gawang
6. Zona pergantian: daerah ... m (... m pada setiap sisi garis tengah
lapangan) pada sisi tribun dari pelemparan
7. Gawang: lebar 7 m x tinggi 2,5 m
8. Permukaan daerah pelemparan: halus, rata, dan tak abrasif
- Bola
1. Ukuran: 68-70 cm
2. Keliling:10 cm
3. Berat: 410-450 gram
4. Lambungan: 1000 cm pada pantulan pertama
5. Bahan: karet atau karet sintetis (buatan)
- Jumlah Pemain (Tim)
1. Jumlah pemain maksimal untuk memulai pertandingan: 11, salah
satunya penjaga gawang
2. Jumlah pemain maksimal keluar lapangan(tidak termasuk cedera): 4
3. Jumlah pemain cadangan maksimal: 12
4. Jumlah wasit: 1
5. Jumlah hakim garis: 2-4
6. Batas jumlah pergantian pemain: 3 kecuali pertandingan uji coba
- Peralatan Pemain
1. Kaos bernomor (sejak tahun 1954)
2. Celana pendek
3. Kaos kaki
4. Pelindung tulang kering
5. Alas kaki bersolkan karet
- Wasit yang mengatur pertandingan dan asisten wasit
Wasit yang memimpin pertandingan sejumlah 1 orang dan
dibantu 2 orang sebagai hakim garis. Kemudian dibantu wasit
cadangan yang membantu apabila terjadi pergantian pemain dan
mengumumkan tambahan waktu. Pada Piala Dunia 2006, digunakan
ofisial ke-lima. Penggunaan 2 wasit sempat dicoba pada copa
italia.Penggunaan 4 hakim garis kabarnya juga dicoba di piala dunia
2010,dimana 2 diantaranya berada di belakang gawang.
- Lama Permainan
1. Lama normal: 2x45 menit
2. Lama istirahat: 15 menit
3. Lama perpanjangan waktu: 2x15 menit (bila hasil masih imbang
setelah 2 x 45 menit waktu normal)
4. Ada adu penalti jika jumlah gol kedua tim seri saat perpanjangan
waktu selesai.
5. Time-out: 1 per tim per babak; tak ada dalam waktu tambahan
6. Waktu pergantian babak: maksimal 15 menit
- Lemparan dalam
- Bola Keluar dan di Dalam Lapangan
- Cara Mendapatkan Angka
- Taktik Permainan
Taktik yang biasa dipakai oleh klub-klub sepak bola adalah sebagai
berikut:
1. 4-4-2 (klasik: empat pemain belakang/skipper)
2. 4-4-2 (dengan dua gelandang sayap)
3. 4-4-1-1 (2 pasang gelandang sayap,satu gelandang serang dan
striker tunggal)
4. 4-2-4 (2 sayap)
5. 4-3-2-1 (3 pemain gelandang tengah,2 gelandang serang,dan
striker tunggal)
6. 4-3-1-2 (4 bek,3 gelandang bertahan,1 penyerang lubang,2
striker)
7. 4-5-1 (4 bek,2 sayap,3 gelandang,1 striker)
8. 4-3-3 (4 bek,3 gelandang bertahan,2 striker sayap,1 striker
tengah)
9. 4-2-3-1 (2 bek tengah,2 bek sayap, 2 winger,1 penyerang
lubang,1 striker)
10. 4-3-3 (2 bek sayap,2 bek tengah,2 sayap,1 gelandang bertahan,3
striker tengah)
11. 4-1-4-1 (4 bek,1 gelandang bertahan,4 gelandang,1 striker)
12. 3-4-3 (dengan winger)
13. 3-5-2 (dengan libero/sweeper)
14. 3-5-2 (tanpa libero/sweeper)
15. 3-6-1
16. 5-4-1
17. 5-3-2 ( 3 striker,2striker sayap, 3 gelandang , 2 bek )
Taktik yang dipakai oleh sebuah tim selalu berubah tergantung dari
kondisi yang terjadi selama permainan berlangsung. Pada intinya ada
tiga taktik yang digunakan yaitu; Bertahan, Menyerang, dan Normal.
- Offside
- Pelanggaran
- Macam – acam tendangan
1. Tendangan bebas
2. Tendangan gawang
3. Tendangan pojok
Tendangan pojok (corner kick, kadang juga disebut
sepak pojok) merupakan salah satu jenis set piece (bola mati)
dalam permainan sepakbola. Bisa dibilang tiga puluh persen gol
tercipta dari tendangan pojok. Jika demikian, kita harus menaruh
perhatian yang besar terhadap tendangan pojok, baik sebagai tim
yang mendapatkan tendangan pojok ataupun sebagai tim yang
bertahan dari tendangan pojok.
1. Tendangan pojok biasanya diterima dengan sundulan keras
ke gawang lawan (attacking header). Bertahan dari
tendangan pojok biasanya juga dilakukan dengan sundulan
jauh ke arah depan samping menjauhi gawang (defensive
header).
2. Tendangan pojok biasa dilakukan dengan bola lambung ke
depan gawang. Jangan terlalu tinggi karena kiper pasti akan
memenangkan bola karena ia boleh menggunakan
tangannya.
3. Kadangkala, tendangan pojok bisa diarahkan ke tiang jauh
gawang jika ada teman satu tim yang bersiaga disana.
4. Hendaknya ada satu atau dua orang teman yang berdiri
bebas untuk mengantisipasi bola mental.
5. Bertahan dari tendangan pojok biasanya dilakukan dengan
mengawal lawan satu persatu (man-to-man marking).
6. Bagi tim bertahan, hendaknya ada satu atau dua orang yang
berdiri membantu kiper menjaga gawang.
7. Menghadapi tendangan pojok, kiper biasanya berdiri di
bagian belakang gawang karena berlari kearah depan lebih
mudah daripada berlari ke belakang.
8. Tendangan pojok juga bisa dilakukan dengan umpan pendek
kepada teman satu tim, lalu biasanya dilanjutkan dengan
umpan lambung langsung ke depan gawang.
Selain peraturan-peraturan di atas internasional , keputusan-keputusan
Badan Asosiasi Sepak bola Daerah (IFAB) lainnya turut menambah peraturan
dalam sepak bola. Sebuah pertandingan diperintah oleh seorang wasit yang
mempunyai "wewenang penuh untuk menjalankan pertandingan sesuai
Peraturan Permainan dalam suatu pertandingan yang telah diutuskan
kepadanya" (Peraturan 5), dan keputusan-keputusan pertandingan yang
dikeluarkannya dianggap sudah final. Sang wasit dibantu oleh dua orang
asisten wasit (dulu dipanggil hakim/penjaga garis). Dalam banyak
pertandingan wasit juga dibantu seorang ofisial keempat yang dapat
menggantikan seorang ofisial lainnya jika diperlukan.selain itu juga mereka
membutuhkan alat-alat untuk membantu jalannya pertandingan seperti:
1. papan pengganti pemain
2. meja dan kursi





BAB III
PENUTUP
3.1 kesimpulan
Cabang olah raga yang popular yang sejak lama sudah dimainkan
hingga sekarang itu dinamakan sepak bola. Artinya permainan bola yang
menggunakan kaki. Permainan ini dimainkan dalam tim yang jumlah
anggotanya ada 11 orang dan kerap di panggil dengan kesebelasan.
Olahraga memiliki pemimpin dalam pertandingan yang dinamakan
wasit. Wasit ini memiliki assisten yang fungsinya mengawasi jalannya
pertandingan. Meraka mengawasi apakah selama pertandingan itu terjadi
offside, pelanggaran, pemberian kartu kuning atau merah, bola keluar dari
garis / out , dan lain sebagainya.
Banyak peraturan dan perlengkapan dalam olahraga ini, mulai dari
seragam yang bernomor punggung, sepatu, kaos kaki, peluit wasit, bola,
lapangan, dll.
Pertandingan sepak bola ini sangat popular di berbagai belahan
dunia, sehingga banyak pertandingan yang diadakan antar Negara. Mulai
dari piala dunia, asian game, euro champion, dll.
DAFTAR PUSTAKA
http://guruolahraga.com/sepak-bola/cara-melakukan-tendangan-pojok-corner-kick.ari
http://kampungbiru.wordpress.com/pengertian-sepak-bola/
http://guruolahraga.com/sepak-bola/sejarah-sepakbola.ari
http://id.wikipedia.org/wiki/Sepak_bola
Share:

0 komentar: